Belajar Dari Rakyat

Film ini menceritakan pola hidup para petani hutan di daerah Wonosobo, Jawa Tengah dan keberhasilannya mengelola hutan negara. Dilengkapi wawancara dengan para stakeholder pengelolaan hutan di Wonosobo, baik dari wakil DPRD sampai petani sendiri, film ini menyentuh topik – topik seperti perlunya stabilisasi harga kayu sengon (Albizia) -produk hutan yang paling beruntung bagi petani -, keuntungan bagi lingkungan dan alam dari cara mengelola hutan yang dilakukan oleh petani, dan inisiatif petani untuk membentuk kelompok.

Dengan gaya lembut, film ini menyakinkan penonton bahwa petani hutan di Wonosobo layak diberi hak mengelola hutan negara. Belajar Dari Rakyat membuktikan kebijakan DPRD dan Pemerintah daerah Wonosob yang tengah berupaya melegalisasi penyerahan pengelolaan hutan negara dari Perhutani kepada masyarakat.

Durasi - 16:53
Sutradara -Irak
Produser - Ronald M Ferdaus
Produksi - AruPA & Koling

Link to this article




Multistakeholder Forestry Programme

Forest Governance and Multi-stakeholder Forestry Programme (MFP-II) is a collaborative program Forestry bilateral field between the Government of Indonesia with the British Government. This goal program are all traded Indonesian timber demonstrated legal, as a precondition for effective forest governance, sustainable forest management. MFP-II activities directed to achieve three main output : (1) Sufficient capacity to implement SVLK (Supply chain control, accreditation processing, auditing, independent auditing, independent monitoring, licensing and structuring implementation mechanism); (2) SVLK certified timber recognized in key international markets; (3) Representative mechanism in place to review and strengthen SVLK implementation



-----