Quartly Report MFP II Periode Oktober-Desember 2009

Laporan kuartal Oktober-Desember 2009 ini merupaakan bagian dari proses pelaporan dan pertanggung-jawaban Program Management Unit (PMU) untuk Forest Governance and Multistakeholder Forestry Program Phase II (MFP II) kepada Steering Committee (SC), Executing Agency (EA) dan Co-Directors MFP II.  Sebagai bagian dari proses, maka dokumen ini dapat dipergunakan untuk memantau dan mengevaluasi kemajuan program yang dikelola oleh Yayasan Kehati, sebagai Service Provider, dan Secondees dan Consultant, sebagai Advisor PMU.

Sebagai bahan pelaporan, acuan yang digunakan pada laporan Periode Bulan Oktober sampai dengan Bulan Desember 2009 adalah arahan SC Meeting ke tiga yang memutuskan adanya perubahan fokus program dari 3 tujuan dengan 6 output, menjadi 1 tujuan dengan 3 output.  Sehingga ukuran kemajuan program tidak dapat menggunakan indikator yang tercantum dalam Logical Framework Program (LFP) yang disetujui oleh SC Meeting kedua (LFP MFP II Pertama).  Dengan demikian pelaporan kemajuan program pada periode ini memang tidak lazim, karena menjadikan proses revisi LFP sebagai capaian atau kemajuan program. Hal ini berimbas pada selesainya Annual Workplan Program (AWP) Tahun Anggaran 2009/2010, pada periode jalannya program selama 7 bulan, artinya AWP 2009/2010 baru berlaku pada saat disetujui oleh SC Meeting kelima pada tanggal 27 Oktober 2009.

Berkaitan dengan hal di atas, maka PMU mencatat secara keseluruhan sebagai bagian dari proses kemajuan program yang dapat dilaporkan. Terutama pada proses yang terjadi di tingkat implementasi program oleh Mitra, terutama CFs. PMU merasa penting melaporkan kemajuan, kendala, resiko dan penanganannya pada laporan kwartal tersebut, sebagai bahan catatan pada saat mengevaluasi kemajuan program secara independen.

Pada laporan ini, juga dilaporkan secara ringkas tentang penggunaan dana program yang dikelola Yayasan KEHATI.  Namun detailnya akan disampaikan secara rinci pada akhir tahun anggaran 2009/2010, yang pada saat laporan ini disampaikan, Independent Auditor sedang melakukan audit keuangan di MFP dan Mitra MFP II yang sudah dan sedang berjalan.

Download laporan lengkapnya di sini

Link to this article




Multistakeholder Forestry Programme

Forest Governance and Multi-stakeholder Forestry Programme (MFP-II) is a collaborative program Forestry bilateral field between the Government of Indonesia with the British Government. This goal program are all traded Indonesian timber demonstrated legal, as a precondition for effective forest governance, sustainable forest management. MFP-II activities directed to achieve three main output : (1) Sufficient capacity to implement SVLK (Supply chain control, accreditation processing, auditing, independent auditing, independent monitoring, licensing and structuring implementation mechanism); (2) SVLK certified timber recognized in key international markets; (3) Representative mechanism in place to review and strengthen SVLK implementation



-----