Kemajuan MFP II pada Oktober 2010 hingga Maret 2011

Selama satu semester Oktober 2010 sampai dengan Maret 2011, Forest Governance and Multistakeholder Forestry Programme (MFP II) telah mencatat berbagai kemajuan dari tiga output yang menjadi target dari program MFP II.

Kemajuan tersebut dapat dilihat dari capaian milestone dari masing indicator tiap output. Pada output 1 yakni Sufficient capacity  to implement SVLK (Supply chain control, accreditation processing, auditing, independent monitoring, licensing and structuring implementation mechanism), misalnya, dari 267 auditor yang ditargetkan, capaian yang dihasilkan sampai dengan Maret 2011 telah berhasil melatih 50 auditor pada 2010, dan ada 42 auditor yang dinyatakan lulus sementara ada 52 dalam proses penilaian kelulusan. Pada indicator ini juga memperlihatkan bahwa kurikulum yang menjadi basis materi dalam pelatihan-pelatihan auditor telah selesai dilakukan. Total ada 6 kurikum dan silabus pelatihan untuk berbagai sesi pelatihan.

Masih dalam output 1, MFP juga telah melakukan diskusi dan sosialisasi SVLK di beberapa daerah dalam rangka meningkatkan kapasitas actor-aktor yang berperan dalam implementasi SVLK. MFP II bekerjasama dengan Green Radio juga mensosialiasasikan SVLK ini kepada masyarakat.

Pada Output 2, SVLK certified timber  in key international markets, MFP II telah menyelenggarakan seri pertemuan Join Expert Meeting (JEM), Teknikal Working Group (TWG) sebagai bagain dari usaha dalam rangka mencapai keberterimaan lisensi kayu FLEGT ke pasar eropa. Seri pertemuan ini telah mencaai kesepahaman menuju kesepakatan VPA antara Indonesia dengan Uni Eropa.  Pada output 2, MFP juga memfasilitasi dua studi untuk mendukung strategi promosi SVLK.  Selain pasar eropa yang menjadi concent dari VPA. MFP II juga mempromosikan SVLK ke pasar non eropa seperti China dan Jepang.

Pada output 3, Representative mechanism in place to review and strengthen SVLK implementation, MFP II telah berhasil menyiapkan landasan  utilisasi proporsi data berdasarkan hasil bahasan rekonsiliasi TUK dan tersedia daftar dokumen yang terbuka bagi publik dari pembahasan layanan informasi publik pelaksanaan SVLK. MFP II juga mengawal laporan keberatan pemantau independent (IFM).

Untuk mengetahui laporan ini, silahkan klik disini.

Link to this article




Multistakeholder Forestry Programme

Forest Governance and Multi-stakeholder Forestry Programme (MFP-II) is a collaborative program Forestry bilateral field between the Government of Indonesia with the British Government. This goal program are all traded Indonesian timber demonstrated legal, as a precondition for effective forest governance, sustainable forest management. MFP-II activities directed to achieve three main output : (1) Sufficient capacity to implement SVLK (Supply chain control, accreditation processing, auditing, independent auditing, independent monitoring, licensing and structuring implementation mechanism); (2) SVLK certified timber recognized in key international markets; (3) Representative mechanism in place to review and strengthen SVLK implementation



-----