Community Foundations


Community Foundation, Sebuah Konsep Pemberdayaan Masyarakat

Arah dan ukuran keberhasilan pembangunan kini akan sangat ditentukan seberapa besar irisan sinergi dapat dilakukan oleh tiga pihak pelaku pembangunan. Peran sektor civil society (masyarakat madani) sebagai salah satu pilar keseimbangan pembangunan berkelanjutan menjadi sangat penting, karena kemitraan dengan sektor civil society akan mampu menciptakan ruang kesetaraan dialog yang cukup luas bagi begitu kompleksnya permasalahan dan kondisi yang sesungguhnya kini dihadapi masyarakat.

Ketika kesadaran atas peran civil society dalam pembangunan berkelanjutan mulai berkembang menjadi sebuah kebutuhan mutlak, ternyata keberadaan civil society sendiri menyisakan berbagai masalah mendasar, antara lain: adanya kesenjangan pendanaan kerja pembangunan jangka panjang, tidak adanya kapasitas yang memadai untuk menjadi pelaku pembangunan secara komprehensif, lemahnya struktur dan kelembagaan pendukung yang mampu menempatkan civil society sebagai mitra yang setara, yang ditunjukkan dengan tidak adanya institusi lokal yang cukup kuat dan mampu merepresentasikan kepemilikan dan kepentingan antar civil society itu sendiri.

Di sisi lain, model pembangunan yang kini dikembangkan, tidak juga dapat memangkas derasnya laju pertambahan tingkat kemiskinan masyarakat secara signifikan. Kenaikan harga minyak global misalnya, secara otomatis mengurangi daya beli masyarakat, dan mengurangi alokasi anggaran pemerintah bagi pelayanan langsung masyarakat di bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan. Pada saat yang sama, kecenderungan konversi lahan bagi pemenuhan bioenergi, menyebabkan langka dan mahalnya berbagai komoditas pangan. Kenaikan harga bahan pangan, lagi-lagi membuat kondisi kehidupan masyarakat miskin menjadi kian rentan. Terus bergulirnya program-program bantuan bagi masyarakat, baik dari pemerintah maupun lembaga-lembaga donor, tampaknya tidak juga bisa mengatasi kompleksnya permasalahan kemiskinan secara memuaskan.

Kebutuhan akan kuatnya peran sektor civil society merupakan sudut pandang baru dalam konstalasi kemitraan bagi pembangunan berkelanjutan. Penguatan pilar civil society dalam jangka panjang membutuhkan dukungan sepenuhnya dari sektor publik (pemerintah) dan sektor swasta (bisnis). Keseimbangan posisi, peran dan kekuatan masing-masing sektor tersebut yang akan dapat memperbesar irisan sinergi antara ketiganya dan menentukan sejauh mana keberhasilan upaya pembangunan berkelanjutan dapat tercapai.

Maka, dewasa ini, sangat dirasakan kebutuhan akan strategi pemberdayaan masyarakat yang secara khusus diharapkan mampu memperkuat posisi civil society sebagai mitra pembangunan, sekaligus mampu merespon kondisi dan permasalahan masyarakat yang sangat spesifik di masing-masing daerah; strategi pemberdayaan masyarakat yang mampu mendorong terwujudnya konsep desentralisasi pembangunan dan otonomi daerah dengan membangkitkan dan mempertautkan segenap potensi kemampuan para pihak pada tingkatan lokal itu sendiri, memiliki perspektif jangka panjang dan tetap memegang teguh prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.

Community Foundation atau Institusi Kemandirian Masyarakat (selanjutnya disingkat menjadi CFs), merupakan salah satu jawaban bagi konsep pemberdayaan masyarakat yang memiliki perspektif jangka panjang, didukung dengan pembentukan dana abadi dan penguatan jalinan kemitraan dengan para pihak lainnya. Institusi ini tumbuh untuk mengisi kesenjangan kapasitas dan mengupayakan diversifikasi sumber daya bagi sektor civil society. CFs merupakan organisasi non profit yang merefleksikan keragaman masyarakat pada wilayah geografis tertentu, berperan untuk menggalang sumber daya dan mendistribusikannya sesuai kebutuhan lokal, memiliki fokus perhatian pada isu-isu kritis dan bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang setinggi-tingginya.

Baca juga tentang bagaimana community foundation dimata MFP II di sini




Multistakeholder Forestry Programme

The program objectives are to strengthen government and civil society partnerships at local and national levels to build capacity, empower community forest managers and develop and implement policy. In particular, the program will work to nurture and strengthen its network of Community Foundations in the regions, established with previous program support.



------
-------